Klinik Tumbuh Kembang Anak

Adaptasi Bayi Terhadap Rasa Dan Makanan

Adaptasi terhadap rasa dapat dilakukan dengan mencampurkan rasa yang ingin dikenalkan tersebut dengan makanan yang telah diketahui dan disukai oleh bayi. Panca indera yang telah merasakan suatu yang tidak enak, diiringi dengan reaksi tubuh berupa mual atau muntah saat mengonsumsi makanan tertentu, seringkali akan memberikan “trauma” dan akan tercatat dalam memori sepanjang usia.

Bagaimana Mencurigai Tindak Kekerasan Pada Anak?

Child abuse atau tindak kekerasan yang terjadi pada anak jarang dilaporkan, kasus terungkap apabila kekerasan berlangsung untuk waktu lama atau terjadi korban. Kasus kekerasan pada anak yang masuk dalam laporan media massa baik cetak maupun media elektronik, selalu menjadi berita hangat yang sangat menarik perhatian masyarakat.

Menjelajah Sebelum Berjalan

Bergerak dan merangkak adalah proses belajar yang menyenangkan, karena bayi mencapai satu titik perkembangan baru yang mengubah cara pandangnya terhadap dunia sekitar. Anda dapat turut membantu perkembangannya dengan cara mengajak bermain, sambil memperhatikan hal-hal dibawah ini :

Air Susu Ibu dan Tumbuh Kembang Anak

Secara garis besar kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang dapat dikelompokkan kedalam 3 kelompok, yaitu (1) kebutuhan fisis-biomedis (asuh), (2) kebutuhan kasih sayang/emosi (asih), dan (3) kebutuhan stimulasi/latihan/bermain (asah). Oleh karena itu, dalam membesarkan anak hendaknya dipakai falsafah asuh, asih, asah supaya anak mencapai tumbuh dan berkembang optimal.

Tanya Jawab Jadwal Imunisasi

Sebaiknya orangtua menggunakan jadwal imunisasi terbaru yang direkomendasikan oleh Satgas Imunisasi IDAI, karena dievaluasi secara periodik dengan mempertimbangkan perubahan epidemiologi penyakit tertentu, adanya vaksin-vaksin baru yang resmi beredar di Indonesia dan negara tetangga serta memperhatikan anjuran dari WHO (Badan Kesehatan Dunia),

Kesulitan Belajar

Tomi, 7 tahun, pandai bergaul dan mempunyai banyak teman. Sejak kecil tampak bahwa ia seorang anak yang cerdas. Ia mencapai semua tahapan perkembangan pada waktunya, bahkan terbilang cepat dibandingkan anak lain seusianya. Namun saat masuk SD, prestasi Tomi di sekolah mengecewakan. Ia mengalami kesulitan membaca. Gurunya mengeluh bahwa Tomi sering tidak dapat menyelesaikan tugasnya. Di rumah, Tomi cenderung malas mengerjakan PR, suatu hal yang menjadi sumber konflik dengan orangtuanya.