Layanan Konsultasi Dokter

Layanan Konsultasi Dokter

Layanan Konsultasi Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang adalah layanan untuk mengevaluasi, memonitor, mendiagnosis dan menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak melalui penilaian pertumbuhan menggunakan data berat badan, panjang/tinggi badan, lingkar kepala yang diplot secara rutin di kurva yang sesuai dengan jenis kelamin dan usianya. pertumbuhan dinilai dengan melihat trend pertumbuhan yang lihat dari minimal 2 titik. Perkembangan dinilai dengan melakukan wawancara dan observasi terhadap orang tua dan anak menggunakan alat skrining perkembangan yang terstandarisasi. Perkembangan dinilai setidaknya dari 4 area perkembangan motor kasar, motor halus, bahasa dan personal sosial kemandirian. pemeriksaan harus dilakukan rutin menggunakan kuesioner atau alat skrining yang tervalidasi. Perilaku anak juga harus dinilai pada usia tertentu menggunakan alat skrining yang juga sudah tervalidasi.

Perangkat yang digunakan untuk melakukan screening/penilaian terhadap tumbuh kembang anak yaitu untuk pertumbuhan menggunakan alat timbangan, ukur tinggi badan dan lingkar kepala dan diplot pada kurva pertumbuhan WHO atau CDC yang sesuai usia dan jenis kelamin. untuk perkembangan pada tingkat orang tua dapat menggunakan buku KIA, pada tingkat komunitas atau faskes 1 dapat menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan. Di Klinik Lalita, terdapat banyak alat skrining perkembangan yang digunakan seperti Denver II, ASQ-3 untuk skrining perkembangan umum, ada juga CAT/CLAMS, untuk skrining perkembangan khusus seperti bahasa dan kognitif. Sedangkan Abbreviated Conners Rating Scale dan MCHAT untuk skrining perilaku ke arah ADHD dan Autisme. Sedangkan terdapat beberapa alat diagnostik yang digunakan konsultan tumbuh kembang seperti Griffith, DSM - 5. Sedangkan untuk fungsi kognitif terdapat layanan test IQ dari para psikolog.

Kasus yang ditangani di Klinik Lalita sangat beragam. Mulai dari pemantauan pertumbuhan, perkembangan dan perilaku untuk semua anak, baik yang bergejala, yang tidak bergejala atau yang berisiko terjadinya gangguan. Bayi yang memiliki risiko gangguan tumbuh kembang seperti bayi lahir prematur, berat lahir rendah, riwayat kuning, dengan riwayat NICU, semua masuk dalam bayi risiko tinggi terjadi gangguan tumbuh kembanga. harus dipantau secara teratur. Kasus keterlambatan dan gangguan perkembangan. seperti keterlambatan bahasa reseptif/ekspresif, gagap, gangguan perkembangan motor seperti terlambat duduk, berjalan dan lainnya. Juga masalah perilaku seperti ADHD, ASD, sensory processing disorder, juga sindrom seperti down sindrom, juga masalah gangguan komunikasi, gangguan belajar seperti disleksia, diskalkulia, disgrafia.

Layanan Konsultasi Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang diperuntukkan untuk bayi hingga anak usia 18 tahun. Klinik Lalita sangat menyadari bahwa masalah gangguan perkembangan dan perilaku sangat beragam dan sangat sering bertumpang tindih dan perlu pengalaman dalam menilai/observasi kasus. Seringkali kesalahan diagnosis dan penyampaian ke orang tua terlebih masalah perilaku (autisme, adhd, sindrom, dll) dapat berdampak sangat besar pada pasien dan orang tuanya. Penegakkan diagnosis yang tepat dan penyampaian edukasi yang tepat serta tata laksana yang sesuai merupakan hal penting agar pasien dapat tumbuh kembang dengan optimal dan keluarga dapat terus solid. Oleh karenanya, penting bagi para orang tua untuk menemui Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang agar penanganan anak dapat dilakukan secara tepat. Klinik Lalita pun tidak hanya melibatkan konsultan tumbuh kembang tapi juga multidisiplin seperti dokter Kesehatan Fisik dan Rehabilitasi (KFR), Psikolog, Ahli Gizi, serta para terapis seperti Fisioterapi, Okupasi Terapis, Terapis Wicara dan Terapis Perilaku.

Layanan Konsultasi Dokter Tandem

Layanan Konsultasi Dokter Tandem

Konsultasi dokter yang dilakukan bersamaan antara dokter spesialis anak dan dokter fisik dan rehabilitasi agar penilaian atau skrining yang dilakukan terhadap masalah tumbuh kembang anak dapat semakin lengkap dan komprehensif.

Layanan Tes Griffith

Layanan Tes Griffith

Layanan Tes Griffith adalah suatu tes perkembangan untuk anak dengan rentang usia 0-6 tahun. Tes ini menilai perkembangan anak melalui 5 aspek, yaitu cara berpikir, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi, koordinasi mata dan tangan, kemampuan personal sosial dan kemampuan motorik kasar. Tes Griffith ini akan mampu menilai perkembangan anak secara menyeluruh dan detail serta menghasilkan angka Developmental Quotient dari 5 aspek yang diukur. Layanan Tes Griffith di Klinik Lalita dapat ditemui di Klinik Lalita Cibubur yang akan dilaksanakan oleh dr. Rita Andriyani, Sp.A (K) melalui perjanjian.

Layanan Konsultasi Psikolog

Layanan Konsultasi Psikolog

Layanan Konsultasi Psikolog di Klinik Lalita dirancang untuk membantu orang tua, anak, dan remaja mengatasi berbagai tantangan psikologis yang dihadapi. Konsultasi ini mencakup sesi wawancara, observasi, skrining perkembangan, asesmen psikologis, dan intervensi psikologis. Dalam setiap sesi, psikolog kami akan bekerja sama dengan klien untuk mengidentifikasi masalah, menetapkan tujuan, dan merancang rencana intervensi yang sesuai bila diperlukan.

Layanan Tes IQ

Layanan Tes IQ

Layanan Tes IQ bertujuan untuk mengukur kecerdasan intelektual anak dan remaja melalui berbagai alat ukur yang telah terstandarisasi. Tes IQ dapat membantu memahami kemampuan kognitif anak dalam berbagai aspek seperti kemampuan menalar, pemecahan masalah, kemampuan verbal, dsb. Layanan ini tersedia untuk anak dan remaja mulai dari usia 4 - 18 tahun. Hasil tes IQ dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk penentuan kebutuhan pendidikan khusus dan evaluasi potensi akademik

Layanan Tes Kematangan Sekolah

Layanan Tes Kematangan Sekolah

Layanan Tes Kematangan Sekolah ditujukan untuk menilai kesiapan anak dalam memasuki jenjang pendidikan formal, seperti taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Tes ini melibatkan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kemampuan kognitif, emosional, sosial, dan motorik. Sasaran utama dari layanan ini adalah anak-anak usia 4-7 tahun. Dengan hasil tes ini, orang tua dan pendidik dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kesiapan anak untuk belajar dan beradaptasi di lingkungan sekolah, serta menentukan langkah-langkah yang dapat mendukung perkembangan anak secara optimal.

Layanan Tes Minat Bakat

Layanan Tes Minat Bakat

Layanan Tes Minat Bakat bertujuan untuk mengidentifikasi minat anak yang dapat menjadi panduan dalam pengembangan diri dan perencanaan pemilihan jurusan saat SMA atau Kuliah. Tes ini melibatkan serangkaian evaluasi yang mencakup aspek-aspek seperti kemampuan kognitif, preferensi pekerjaan, kemampuan khusus, dan kecenderungan gaya belajar. Layanan ini tersedia untuk remaja usia 14 - 18 tahun. Hasil tes minat bakat membantu anak dan orang tua memahami bidang-bidang yang paling sesuai dengan kemampuan dan minat anak sehingga dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam pendidikan dan karir.

Layanan Konsultasi Ahli Gizi

Layanan Konsultasi Ahli Gizi

Layanan Konsultasi Ahli Gizi adalah layanan yang bertujuan untuk memastikan anak memiliki pola makan yang baik, serta mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang untuk keperluan tumbuh kembangnya. Konsultasi gizi juga dapat diberikan pada pasien yang memiliki kondisi medis tertentu dan harus menerapkan diet khusus dengan rentang usia yang bisa ditangani mulai dari usia 0 - 18 tahun. Layanan ini diberikan oleh lulusan S1 Gizi yang berpengalaman.

Terapi Wicara

Terapi Wicara

Terapi Wicara adalah layanan terapi yang diberikan pada anak dengan gangguan pada area bahasa, bicara, suara, resonansi, gangguan irama kelancaran, makan menelan dan juga berinteraksi sosial. Tujuan terapi wicara adalah untuk memunculkan atau memaksimalkan kemampuan berbicara dan berbahasa seorang anak, memperbaiki kejelasan bicaranya, melatih atau mengoptimalkan kemampuan makan dan menelan, meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial dengan lingkungannya sehingga seorang anak dapat mengerti perintah atau mengerti pembicaraan serta dapat berinteraksi dengan lebih baik dan dapat bermain bersama teman-temannya. Yang dapat mengikuti terapi wicara adalah anak-anak dengan Speech Delay, ASD, Stuttering (gagap), anak-anak dengan permasalahan kejelasan bicara, permasalahan makan dan menelan, inatensi atau kurang fokus sehingga anak sulit bertahan dalam satu topik pembicaraan, anak-anak dengan kesulitan menyampaikan keinginan atau bercerita, dan juga anak-anak dengan kesulitan memahami percakapan atau bacaan.

Ruang terapi wicara biasanya terdiri dari set meja kursi dan cermin, matras, berbagai macam permainan serta kartu-kartu yang diperlukan untuk terapi anak. Namun demikian, kegiatan terapi wicara tidak hanya dilakukan di dalam ruang terapi saja, tapi juga di luar ruangan terapi. Hal ini dilakukan untuk anak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di lingkungan sekitarnya. Dalam kegiatan sosialisasi, anak akan diajak untuk berkenalan, menyapa serta mengadakan percakapan singkat dengan orang-orang di sekitarnya. Terapis Wicara di Klinik Lalita berasal dari lulusan D3 ataupun D4 Terapi Wicara yang memiliki ijazah dan telah mengikuti training di Klinik Lalita.

Terapi Perilaku

Terapi Perilaku

Terapi Perilaku adalah layanan terapi melalui proses belajar untuk mengubah perilaku dengan mengurangi atau menghilangkan perilaku yang tidak diharapkan, baik yang dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain sehingga anak dapat bertindak dan bertingkah laku lebih efektif dan dapat diterima oleh lingkungan serta masyarakat. Selain itu, anak diharapkan nantinya dapat memunculkan perilaku yang bertujuan dan fungsional, seperti bisa duduk lebih tenang, mampu meniru, kemampuan berkomunikasi dua arah hingga kemampuan akademik. Di Klinik Lalita sendiri yang dapat mengikuti terapi perilaku adalah anak yang memiliki masalah gangguan perilaku misalnya pada anak ADHD (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas), ASD (Autism Spectrum Disorder) ataupun masalah perilaku lainnya baik secara sosial maupun emosi. Saat di dalam ruang terapi maka anak akan diajarkan untuk merespon saat dipanggil, merespon saat diberi tugas, meniru ucapan maupun gerakan, bermain bersama secara fungsional, mengerjakan soal, berinteraksi dua arah dan berlatih bagaimana memiliki regulasi diri yang baik. Terapis Perilaku di Klinik Lalita berasal dari lulusan Sarjana Psikologi maupun Sarjana Pendidikan Luar Biasa ataupun Tenaga Kesehatan lainnya yang memiliki sertifikat sebagai Terapis Perilaku.

Terapi Okupasi

Terapi Okupasi

Terapi Okupasi adalah layanan terapi yang diberikan agar dapat meningkatkan kualitas hidup dari individu dengan menggunakan aktivitas yang bertujuan. Terapi Okupasi di Klinik Lalita sendiri berfokus pada layanan anak yang bertujuan untuk dapat meningkatkan kemampuan bina diri sehingga anak dapat menjalankan fungsi kegiatan sehari-hari seperti untuk makan, berpakaian, memakai sepatu, dan lain sebagainya secara mandiri. Selain itu, Terapi Okupasi di Klinik Lalita juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapan anak untuk nantinya dapat belajar secara akademik seperti meningkatkan kemampuan persepsi visual maupun fine motor (motorik halus) yang dibutuhkan dalam aktivitas belajar membaca, menulis maupun berhitung. Terapi Okupasi ini diberikan pada anak dengan ASD, ADHD, Kesulitan Belajar, Down Syndrome dan kondisi lainnya yang menghambat anak untuk dapat berfungsi secara optimal dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Ruang OT sendiri adalah ruang yang memiliki distraksi minimal sehingga biasanya hanya terdiri dari satu set meja dan kursi untuk anak melakukan kegiatan terapi serta bermacam alat pendukung seperti krayon, gunting, worksheet, dan lain sebagainya. Bentuk kegiatan untuk membantu meningkatkan persepsi visual agar dapat membantu anak siap untuk membaca maupun menulis serta kegiatan untuk meningkatkan fine motor (motorik halus) untuk kekuatan dan kelenturan jari jemari anak seperti tracing, menggunting, merobek kertas, maupun mewarnai. Untuk meningkatkan kemandirian aktivitasnya seperti melepas dan memasang kancing baju, memakai kaos, memakai sepatu, sampai menalikan tali sepatunya. Selain itu, digunakan juga busy book untuk dapat menunjang latihan kemandirian anak. Terapis Okupasi di Klinik Lalita berasal dari lulusan D3 ataupun D4 Terapi Okupasi yang memiliki ijazah dan telah mengikuti training di Klinik Lalita.

Fisioterapi

Fisioterapi

Fisioterapi adalah bentuk layanan terapi yang ditujukan pada individu atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan manual, modalitas dan komunikasi terapeutik. Layanan Fisioterapi di Klinik Lalita berfokus pada peningkatan kemampuan fungsional seperti kemampuan motorik kasar, motorik halus, keseimbangan dan koordinasi gerak pada kasus-kasus keterlambatan tumbuh kembang. Tujuan dari Fisioterapi pada anak adalah untuk meningkatkan dan mengembalikan postur tubuh, meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS), kekuatan tubuh maupun memaksimalkan kemampuan perkembangan fisik, aktivitas dan kemampuan anak untuk bisa bermain dan bersosialisasi dengan baik. Fisioterapi diberikan pada anak dengan kasus keterbatasan gerak pada tubuhnya, memiliki postur tubuh yang buruk, mengalami kekakuan pada tonus otot maupun anak yang mengalami keterlambatan pada motorik kasar.

Ruangan fisioterapi biasanya memiliki beberapa peralatan atau media terapi yang dapat membantu anak berlatih mengembangkan gerak dan fungsi tubuhnya. Bentuk kegiatan dalam Fisioterapi salah satunya adalah terapi latihan dengan menggunakan gerak tubuh secara pasif untuk pemeliharaan dan perbaikan kekuatan, ketahanan dan kemampuan kardiovaskuler, mobilitas dan fleksibilitas, stabilitas, rileksasi, koordinasi, keseimbangan dan kemampuan fungsional. Ada juga kegiatan stretching untuk meningkatkan lingkup gerak sendi, serta kegiatan stimulasi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Fisioterapis di Klinik Lalita merupakan lulusan D3 ataupun S1 Fisioterapi yang memiliki ijazah.

Terapi Sensori Integrasi

Terapi Sensori Integrasi

Terapi Sensori Integrasi adalah suatu layanan terapi yang berupa aktivitas yang spesifik untuk menstimulasi area sensori anak baik auditori (pendengaran), visual (penglihatan), gustatori (pengecap), olfaktori (penciuman), taktil (sentuhan), vestibular (keseimbangan), maupun proprioseptif (gerak otot dan sendi) dengan cara mengenali, mengubah, atau membedakan sensasi dari sistem sensorinya. Terapi Sensori Integrasi memiliki tujuan untuk menghasilkan respon perilaku yang adaptif terhadap rangsangan dari luar seperti anak menengok ketika dipanggil, tidak jijik terhadap tekstur tertentu saat beraktivitas. Layanan terapi Sensori Integrasi ditujukan pada pasien yang memiliki gangguan pemrosesan sensori seperti sulit fokus, terlalu aktif atau terlalu pasif, menghindari tekstur tertentu atau bahkan picky eater, keterlambatan bicara, atau anak yang mengalami gangguan koordinasi gerak. Untuk dapat melakukan Terapi Sensori Integrasi maka dibutuhkan ruang khusus dengan berbagai media permainan seperti ayunan, perosotan, wall climbing dan lainnya yang bersifat permainan namun dengan aktivitas yang spesifik untuk mencapai target atau tujuan yang telah ditetapkan dalam program terapi anak. Layanan Terapi Sensori Integrasi di Klinik Lalita dilakukan oleh Terapis Okupasi yang merupakan lulusan D3 ataupun D4 Terapi Okupasi yang memiliki ijazah dan telah mengikuti training di Klinik Lalita.

Pijat Bayi

Pijat Bayi

Pijat Bayi adalah layanan terapi sentuhan kulit dengan menggunakan tangan untuk membantu stimulasi anak secara terarah dan teratur sehingga membantu dalam proses tumbuh kembangnya. Pijat Bayi juga dapat mengoptimalkan tumbuh kembang bayi dengan resiko tinggi maupun bayi prematur, dan dapat juga mengurangi kambuhnya penyakit kronis seperti asma dan juga membantu menghilangkan gejala kembung atau kolik. Tujuan dari diberikannya Pijat Bayi di Klinik Lalita adalah untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan meningkatkan berat badan, membantu memperlancar peredaran darah, meningkatkan efektivitas istirahat dan kualitas tidur, meningkatkan pertumbuhan, meringankan ketidaknyamanan dalam pencernaan dan tekanan emosi, memacu perkembangan otak dan sistem saraf, memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi menuju sel, dan bahkan dapat membantu bayi untuk mulai mengenali bagian tubuhnya sejak dini. Layanan Pijat Bayi diperuntukkan bagi bayi usia 0 bulan sampai dengan anak usia 3 tahun, melalui gerakan stimulasi yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak. Pijat Bayi di Klinik Lalita dilakukan oleh Fisioterapis berpengalaman yang merupakan lulusan D3 ataupun S1 Fisioterapi yang memiliki ijazah.

Terapi Akuatik

Terapi Akuatik

Terapi Akuatik adalah suatu metode terapi fisik yang menggunakan media air dan sifat dasar air untuk meningkatkan psikologis dan fisik anak. Tujuan dari Terapi Akuatik adalah untuk meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan lingkup gerak sendi, meningkatkan sensori sistem pada anak baik pada area taktil, proprioseptif maupun vestibular, serta meningkatkan body awareness, dan meningkatkan life supporting pada anak. Kasus yang dapat ditangani dengan Terapi Akuatik di Klinik Lalita yang pertama adalah neurological cases seperti cerebral palsy, sensory processing disorder, hydrocephalus, serta chromosomal syndrome. Lalu kasus lainnya adalah muskuloskeletal cases seperti CTEV (bentuk kaki pengkor), fraktur, muscular dystrophy, dan delay development. Di dalam sesi Terapi Akuatik yang dilakukan adalah meningkatkan body mechanic seperti taktil, proprioseptif maupun vestibular. Selain itu, sesi terapi dilakukan untuk meningkatkan aktivitas bermain pada anak, serta meningkatkan life supporting seperti reflek diving pada anak.

Logo Kontak Lalita