Klinik Tumbuh Kembang Anak

Mempersiapkan Anak Liburan

Tidak terasa liburan anak sudah dekat, beberapa keluarga sudah mempersiapkan rencana liburan untuk keluarga. Berbagai tempat hiburan yang ada, masing-masing memiliki keunikan tersendiri, juga bagi anak. Masa liburan adalah masa yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian bersar anak, bukan berarti masa liburan bebas dari segala macam peraturan yang sudah dijalankan oleh orang tua. Sedikitnya, segala kebutuhan anak tetap terpengaruhi dengan optimal, tetapi ada sedikit modifikasi yang dapat dilakukan, tergantung tempat dan suasana tempat liburan.

Menyusun jadwal liburan

Pertama yang perlu dipersiapkan adalah menyesuaikan jadwal perjalanan dengan jadwal harian anak. Jika naik pesawat jarak jauh, sebaiknya cari penerbangan langsung. Usahakan memilih jadwal terbang di waktu anak tidu atau menyusui. Untuk anak lebih besar, usahakan duduk dekat jendela. Usahakan tiba di bandara lebih awal sehingga Anda tak terburu-buru. Hal ini juga berlaku, jika Anda berpergian naik kereta. Bila naik mobil, buat ruang tertentu agar anak bisa tidur.

Perlengkapan yang perlu dibawa

Pilih bahan pakaian anak yang menyerap keringat, seperti katun. Jangan lupa membawa jaket. Sediakan tas khusus untuk baju-bajunya. Bawa juga tas kecil yang berisi obat-obatan untuknya. Beberapa obat yang perlu disediakan, yaitu obat penurun demam, obat batuk, obat pilek, oralit, obat luka (yodine povidone dan plester), minyak telon atau minyak kayu putih. Mintalah obat-obat tersebut ke dokter sebelum bepergian. Untuk anak yang mengonsumsi obat tertentu secara teratur, pastikan tidak lupa membawa obat-obat tersebut.

Selain itu, dalam tas lain dapat dimasukkan susu bubuk atau susu dalam kotak, makanan kecil favoritnya, buku gambar dan krayon, serta mainan atau boneka kesayangannya. Jika anak sudah besar, biarkan ia membawa tasnya sendiri. Biasanya, perhatian anak bisa teralihkan jika membawa maiinan mereka. Jangan lupa membawa camilan favorit anak. Siapkan satu tas kecil khusus yang berisi makanan atau minuman ringan untuknya.

Kapan perlu beristirahat?

Saat waktunya anak tidur, sebaiknya Anda beristirahat juga. Waktunya dia makan, Anda berhenti dulu untuk makan. Jika tidak, anak Anda bisa rewel sepanjang hari, bahkan mudah sakit. Bila anak mula gelisah, Anda dapat mampir di rest area. Biarkan dia bermain dan berlari-lari di sekitar tempat istirahat. Biasanya dia rewel karena otot-otot badannya kaku.

Mengatur asupan makanan anak

Hal lain yang penting diperhatikan adalah asupan makanan. Idealnya anak tetap mendapat asupan seperti di rumah, tetapi selama perjalanan banyak kendala yang dijumpai. Supaya anak tetap sehat dan tidak makan yang berlebihan, penting diperhatikan kecukupan kebutuhan kalori sesuai dnegan umur anak dan memperhatikan aktivitas anak selama berlibur. Masukkan cukup sayur, buah, dan air putih dalam pilihan menu saat menikmati wisata kuliner bersama keluarga. Minuman dingin yang manis boleh diberikan, tetapi batasi jangan berlebih, cukup satu porsi dalam sehari. Berikan anak agar lebih banyak minum air putih.

Memperhatikan aktifitas fisik  

Selain itu, aktivitas fisik juga perlu dilakukan, walaupun kegiatan nonton TV atau film pasti sangat diminati oleh anak. Batasi anak duduk terlalu lama sambil menonton TV, ajak bermain di halaman, lakukan aktivitas bersama seluruh keluarga, seperti naik sepeda, renang, bermain bola atau futsal. Setelah beraktivitas, tetap diperlukan istirahat atau tidur yang baik. Usahakan anak mendapatkan kebutuhan tidur sesuai usia anak, atau minimal selama 8-10 jam dalam sehari. Dengan tetap memperhatikan kebutuhan asupan makanan, aktivitas bermain, istirahat, dan tidur pastinya liburan Anda akan menjadi kenangan terindah bagi anak-anak.

Penulis: Rini Sekartini (Ikatan Dokter Anak Indonesia)

Leave a Comment